Pola Integrasi Peternakan Kambing dan Pertanian Lahan Kering untuk Mendukung Pembangunan Ekonomi Wilayah Pedesaan di Kabupaten Lombok Tengah
DOI:
https://doi.org/10.66151/jurnalpradah.v3i1.36Keywords:
integrasi usaha, kambing, lahan kering, ekonomi pedesaanAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis model pengembangan integrasi peternakan kambing dan pertanian lahan kering dalam mendukung pembangunan ekonomi wilayah pedesaan di Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei pada 75 rumah tangga petani-peternak yang dipilih secara purposive di tiga kecamatan sentra produksi. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi lapangan, dan dokumentasi usaha, kemudian dianalisis menggunakan analisis pendapatan usaha, rasio kelayakan usaha, indeks integrasi, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah tanaman sebagai pakan kambing mampu menurunkan biaya pakan sebesar 24,3%, sedangkan penggunaan kotoran ternak sebagai pupuk organik meningkatkan produktivitas lahan sebesar 16,8%. Penerapan sistem integrasi meningkatkan pendapatan bersih rumah tangga petani dari Rp13.870.000 menjadi Rp18.450.000 per tahun dengan nilai R/C ratio meningkat dari 1,32 menjadi 1,68. Secara sosial ekonomi, model integrasi juga memperluas keterlibatan tenaga kerja keluarga dan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga pedesaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan integrasi berbasis sumber daya lokal dapat menjadi strategi pembangunan wilayah yang efektif karena mampu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menciptakan hubungan ekonomi yang lebih berkelanjutan di tingkat desa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model integrasi peternakan kambing dan pertanian lahan kering layak dikembangkan sebagai pendekatan pembangunan ekonomi pedesaan berbasis potensi lokal di wilayah lahan kering.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Perspektif Pembangunan Daerah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

